Better Policies Better Lives TM
Pada 2004, Departemen Lingkungan Hidup, Pangan dan Urusan Pedesaan Inggris atau DEFRA menerapkan sebuah pendekatan sistematis, yang dikenal sebagai Strategi Investasi Berbasis Bukti (EIS), untuk meningkatkan bagaimana DEFRA memperoleh dan menggunakan bukti yang berguna untuk keperluan kebijakan. EIS dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu: 2006-2010, 2010-2013, dan 2014-2018. Sesi berbagi pengetahuan yang akan datang akan membahas ketiga proses EIS yang membantu DEFRA untuk memastikan anggaran dan staf selaras untuk menghasilkan basis bukti yang membantu EIS dalam mencapai prioritas kebijakan. Beberapa pelajaran dari EIS mungkin berguna untuk pejabat pemerintah Indonesia dalam proses pembuatan kebijakan yang lebih baik. Strategi Investasi Berbasis Bukti akan dipaparkan oleh Louise Shaxson, peneliti pada program Research & Policy in Development (RAPID), Overseas Development Institute (ODI), London, sementara Arnaldo Pellini dari Knowledge Sector Initiative akan memimpin jalannya diskusi.
Knowledge Sharing Session28-12-2016

Evidence Investment Strategy - UK's Department for Environment, Food and Rural Affairs

Pada 2004, Departemen Lingkungan Hidup, Pangan dan Urusan Pedesaan Inggris  atau DEFRA menerapkan sebuah pendekatan sistematis, yang dikenal sebagai Strategi Investasi Berbasis Bukti (EIS), untuk meningkatkan bagaimana DEFRA memperoleh dan menggunakan bukti yang berguna untuk keperluan kebijakan. EIS dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu: 2006-2010, 2010-2013, dan 2014-2018. Sesi berbagi pengetahuan yang akan datang akan membahas ketiga proses EIS yang membantu DEFRA untuk memastikan anggaran dan staf selaras untuk menghasilkan basis bukti yang membantu EIS dalam mencapai prioritas kebijakan. Beberapa pelajaran dari EIS mungkin berguna untuk pejabat pemerintah Indonesia dalam proses pembuatan kebijakan yang lebih baik. Strategi Investasi Berbasis Bukti akan dipaparkan oleh Louise Shaxson, peneliti pada program Research & Policy in Development (RAPID), Overseas Development Institute (ODI), London, sementara Arnaldo Pellini dari Knowledge Sector Initiative akan memimpin jalannya diskusi.

Rabu, 11 Februari 2015
13:00-15:00
Knowledge Sector Initiative Office
Ratu Plaza Office Tower, 9th FLOOR
Jl. Jend Sudirman no 9 
Jakarta 10270, Indonesia

Pembicara 
Louise Shaxson adalah peneliti program Research & Policy in Development (RAPID) di The Overseas Development Institute (ODI). Pekerjaannya berfokus membantu departemen pemerintahan mengambil langkah praktis untuk menerapkan pendekatan yang menggunakan bukti dan informasi penelitian bagi pengambilan kebijakan. Ia juga bekerja untuk meningkatkan pengaruh penelitian pada kebijakan dan penerapannya, serta memahami isu yang lebih luas di sekitar hubungan antara berbagai macam pengetahuan dan kebijakan.

RSVP
Mohon mengkonfirmasi kehadiran kepada Deslly Sorongan (Program Assistant) di dsorongan@ksi-indonesia.orgpaling lambat Jum’at, 6 Februari 2015. 
Penerjemah akan disediakan pada sesi knowledge sharing ini.
KSI menerima masukan mengenai topik terkait sektor pengetahuan yang relevan untuk diangkat dalam sesi knowledge sharing. Masukan, kritik dan ide dapat dikirimkan kepada Iskhak Fatonie di ifatonie@ksi-indonesia.org.



Materials
Topik :
Knowledge Sharing Session Lainnya

Doing Research: Mengevaluasi Sistem Penelitian Ilmu…

Kerja sama Katadata dan KSI dan didukung oleh Fakultas…

“Rentannya Produksi Pengetahuan di Indonesia”…

Menghubungan Agenda Riset dengan Perkembangan Kebudayaan

Improving the impact of your research on policy: Suggestions,…

Temukan jawabannya di KSIxChange #9 “Evaluation…